Seselan Smaga

Seselan Smaga. Mereka adalah orang pertama yang aku kenal ketika aku menginjak smaga.

Awalnya memang tak begitu mengesankan bertemu dengan mereka. Wajah-wajah mereka yang cuek dan eksepresi-ekspresi mereka yang “seadanya” harus aku pandangi minimal seminggu ketika aku menjalani MOS dan matrikulasi.

Semakin “kesini” yang aku rasakan ketika di seselan ya seperti itu-itu saja, membosankan.

Keadaan kelas yang amburadul, orang-orangnya yang cuek, ya kurang lebih seperti itu.

Seselan nggak kompak.

Entah gara-gara hal apa, aku harus hidup “lagi” di tengah kelas yang orangnya hidup sendiri-sendiri.

Tapi, semakin lama aku rasa berbeda

 

Canda tawa yang mulai ada

 

Twitter yang mulai rame

Mungkin salah satu dari perubahannya terlihat dari twitter seselan ( @SESELAN_Smaga ) yang mulai terlihat agak berwarna, meskipun kadang-kadang.

Rasanya benar-benar berbeda

 

Aku seperti punya keluarga lagi

Aku mulai nyaman dengan mereka yang absurd dan cuek. Mungkin karena terbiasa.

Dan semakin lama banyak hal yang aku lewati di smaga bersama seselan.

 

Disaat kita sudah bisa saling memahami, “akhir” itu tiba. Kita harus berpisah, mengejar masa depan masing-masing. 

 

Rasanya baru kemarin aku mengenal kalian.

Advertisements
Seselan Smaga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s